Sejarah Suku Anak Dalam Jambi
1. Sebutan Diri Kelompok masyarakat terasing yang bermukim di sekitar pegunungan duabelas Jambi menyebut diri Orang Rimba yang dibedakan dengan masyarakat luar, yang disebut orang terang. Anak Dalam juga merupakan sebutan diri yang mereka senangi, dan mereka sangat marah jika disebut orang Kubu, sebutan itu dianggap merendahkan diri mereka
Keyword: asal usul Suku Anak Dalam, bermacam cerita/hikayat dari penuturan lisan, Bujang Malapangi, Dan Putri Selaro Pinang Masak, Dewo Tunggal, Keturunan dari Jambi Asli, Keturunan dari Minangkabau, Keturunan dari Sumatera Selatan, Menurut Van Dongen, Orang Rimba, Putri Gading, Raden Perang adalah cucu Raden Nagasari, Sejarah Suku Anak Dalam Jambi, seorang yang gagah berani bernama Bujang Perantau, Tunggul Mangris
Sejarah batik jambi
Dahulu, produksi dan perdagangan batik jambi secara terbatas terdapat pada masa kesultanan. Batik jambi merupakan hasil kerajinan yang tidak dapat dimiliki oleh sembarang orang, ia dikomsumsi hanya oleh masyarakat yang mempunyai tingkat kehidupan sosial tinggi, misalnya kerabat kerajaan atau kaum bangsawan
Keyword: angso duo bersayap mahkota, Antlas ( Tanaman ), awal batik jambi semenjak jaman kesultanan jambi, Awan Berarak, B.M. Goslings, bahan batik jambi, Batik jambi merupakan hasil kerajinan yang tidak dapat dimiliki oleh sembarang orang, berita tentang batik jambi marak kembali dengan munculnya berbagai artikel yang ditulis oleh para penulis belanda, bulan sabit, dan Riang-Riang, daun pandan, getah kayu lambato dan buah kayu bulian, kayu tinggi dan kayu sepang, motif batik jambi kaca piring, Pada masa penjajahan belanda, pauh ( mangga ), Perkembangan Batik Jambi, Prof. Vam Eerde, puncung rebung, Sejarah batik jambi
Sejarah Singkat Hadra (Kompangan) di Provinsi Jambi
Muncul Tahun 1993, Redup Tahun 2007 Sedikit yang tahu soal sejarah perkembangan musik tradisional Hadra alias kompangan di Provinsi Jambi. Apalagi, kini kompangan mulai ditinggalkan, berganti oleh musik modern seperti organ tunggal dan sejenisnya. Seperti apa sejarah Hadra sebenarnya? Bunyamin Yusuf, Ketua Ikatan Dewan Hadra Anggut (IDHA) Provinsi Jambi
Keyword: baju muslim dengan kain songket di selempang dan pinggang, Kampung Tengah, Kompangan, pakaian ala raja-raja Melayu jaman dulu. Yakni, Pendirian dilaksanakan di Museum Perjuangan Rakyat Jambi, Seberang Kota Jambi, Sejarah Singkat Hadra (Kompangan) di Provinsi Jambi, Sungai Maram dan Jalil dari Kampung Arab Melayu
Kuluk atau Tengkuluk Jambi
Salah satu kekayaan budaya jambi adalah kebiasaan kaum wanita di sana mengenakan penutup kepala atau yang disebut Kuluk/Tengkuluk. Setiap daerah di Jambi memiliki ragam Kuluk/Tengkuluk yang unik, cantik sekaligus penuh warna. Meski arus moderenisasi tak terhindarkan, kuluk/tengkuluk masih bisa ditemukan dalam berpakaian sehari-hari maupun acara-acara istimewa. Agar Kuluk/Tengkuluk tidak semakin terkikis...
Keyword: Budaya Jambi, Kebudayaan Tradisi Jambi, Kuluk atau Tengkuluk Jambi
Kerinci, Sekepal Tanah Surga yang Terabaikan
Irma Tambunan dan Ilham Khoiri Kerinci, di perbatasan Jambi dan Sumatera Barat, bisa dibilang surga dunia wisata. Kawasan ini tak saja memiliki banyak pesona alam dan budaya, tetapi semuanya hadir bersama: gunung, danau, air terjun, kebun teh, hutan taman nasional, peninggalan bersejarah, dan seni tradisional
Keyword: 2.624 hektar, air terjun, dan seni tradisional Kerinci, danau, gunung, hutan taman nasional, kawasan puncak di Sungai Penuh, kebun teh, Kebun Teh Kajoe Aro menjadi satu hamparan teh terluas di dunia, Kerinci, peninggalan bersejarah, Sekepal Tanah Surga yang Terabaikan
Kearifan Busana Khas Melayu Jambi
Oleh Drs. H. Junaidi T Noor, MM I. PENDAHULUAN Ketika ada perhelatan perkawinan sudah umum mempelai menggunakan pakaian pengantin yang telah tersedia atau disediakan oleh perias atau diadakan sendiri oleh pihak pengantin
Keyword: Bahkan karna bentuknya yang longgar/lapang sehingga tidak menganggu gerakan-gerakan seperti ketika bersilat atau dilakukan gerakan-gerakan kaki dan tangan untuk berbagai keperluan, bajunya baju teluk belango atau baju potongan cina yang disebut baju koko, busana khas Melayu Jambi sejenis potongan/model baju kurung, kain batik serta mengenakan tengkuluk
Hidupkan Tradisi yang Hilang 40 Tahun
ARUS modernisasi menggerus budaya Suku Anak Dalam (SAD) Batin Sembilan, yang sudah mendiami Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah sebelum abad ke-10. Prosesi pernikahanpun dipangkas, lantaran dianggap sudah tidak relevan dengan zaman
Keyword: Hidupkan Tradisi yang Hilang 40 Tahun, Tradisi Jambi, Tradisi Pesta Pernikahan Adat Jambi
