Kaget, Bersih juga Teratur
Saat opening SEA Games XXVI di Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport Centre (JSC), tadi malam (11/11), para Putri Pariwisata Indonesia (PPI) 2011 ini, ambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan acara. Mereka di antaranya, Eva Ria Hafizta (Eva), Elvina Mabiser (Vina), Offie Natalia Yulianto (Offie), dan Jean Augustine Girsang (Jean).Seperti apa persiapannya? Berikut petikan wawancara wartawan Sumatera Ekspres, Ramadian Evrin dan Reiza Pahlevi, kemarin.
Sebelumnya pernah ke Palembang?
Eva : Ini yang pertama kali
Vina : Baru sekali ini.
Offie : Sering, karena ibu asal Baturaja-Sekayu. Biasanya, kalau liburan ke Palembang. Kalau kelahiran saya di Jambi.
Jean : Ini yang pertama. Sengaja ikut Pemilihan Putri Pariwisata (PPI) agar bisa keliling nusantara. Tujuannya, biar bisa menjelaskan tentang keanekaragaman nusantara, karena bila ingin mengenali negeri harus mencintainya dulu
Apa yang Anda ketahui tentang Palembang?
Eva : Kuliner khas Palembang seperti pempek, model dan tekwan. Juga ikon Palembang Jembatan Ampera. Saya memang sudah sering makan pempek, tapi sekarang impian saya untuk bisa makan pempek saat berada di Palembang terwujud. Tidak terfikir bakal bisa ke Palembang.
Vina : Tentang kuliner yakni pempek, ikon kota Jembatan Ampera yang membuat Palembang ngetop dimana-mana.
Offie : Nggak begitu banyak, karena saya nggak stay di Palembang. Yang tahu seperti jembatan Ampera dan beberapa makanan khasnya.
Jean : Tidak terlalu banyak, tapi saya suka Musi tour. Ini yang ingin dicoba. Kalau kuliner, saya cukup tahu seperti pempek, mie celor dan lainnya.
Sudah berkunjung kemana saja selama di Palembang?
Eva : Kebetulan kita baru sampai, jadi belum sempat keliling-keliling atau ke tempat wisata tertentu. Tapi, sudah mencicipi kuliner khas Palembang seperti pempek, martabak HAR, kemudian melintas di atas Jembatan Ampera.
Vina : Ke kawasan JSC di Jakabaring. Juga mencicipi sejumlah kuliner khas Palembang, termasuk melintasi Jembatan Ampera.
Offie : Paling foto-foto di Jembatan Ampera. Kalau tugas di SEA Games ini belum kemana-mana, baru ke Stadion Jakabaring lihat persiapan openning.
Jean : Belum, karena kita baru Rabu malam datang. Sudah lihat Stadion Jakabaring sore kemarin (Kamis, red)
Kesan Anda tentang Palembang?
Eva : Punya potensi untuk dikembangkan wisata sungainya seperti di Venesia Italia. Juga pengembangan kawasan olahraga seperti Jakarta.
Vina : Kotanya bersih, Indah, banyak memiliki sarana olahraga sehingga kesannya warga Palembang peduli terhadap olahraga dan kesehatan. Hal itu bagus, mengingat dengan olahraga kita bisa menyatukan masyarakat.
Offie : Karena ada darah Palembang, saya merasa bangga. Apalagi, SEA Games ini bisa memajukan parwisata, nantinya siapa yang tidak kenal dengan Palembang.
Jean : Kulinernya enak dan jalan nggak macet. Tapi, saya lihat persiapan Palembang sebagai tuan rumah SEA Games sudah baik. Saya lihat haltenya mirip di luar negeri karena bentuk kotak. Tapi akomodasi di sini masih kurang, jauh dengan Bali. Tapi hal tersebut wajar, karena tanpa ada even seperti ini Palembang tak akan bisa membangun sepesat ini.
Ketika opening SEA Games, kebagian tugas apa?
Eva : Membawa papan nama (nameboard) negara Malaysia.
Vina : Membawa nameboard Filiphina.
Offie : Saya bawa bendera negara Timor Leste.
Jean : Bawa bendera Myanmar.
Apa persiapan yang dilakukan?
Eva : Meski terlihat simpel, tugas membawa papan nama ini tidak mudah. Apalagi papannya berat, kita harus mengenakan kebaya dan harus melintasi pasir, rumput serta berkeliling lapangan satu kali. Untuk itu, kita harus mempersiapkan fisik, mental, menjaga kesehatan dan tidak lupa selalu tersenyum.
Vina : Membiasakan diri berjalan, jaga kesehatan fisik dan stamina serta mengikuti persiapan acara dengan baik.
Offie : Mempersiapkan fisik dan mental.
Jean : Menjaga stamina agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Jangan sampai membuat kesalahan.
Menurut Anda, apakah SEA Games mempunyai efek terhadap pariwisata di Indonesia?
Eva : Pastinya akan berdampak besar karena mereka tidak hanya hadir, tapi juga bakal menikmati wisata kuliner, bahari, religi dan alam di Indonesia. ’Kan SEA Games diikuti 10 negara di luar Indonesia yang datang berkunjung ke Indonesia, jadi istilahnya promosi wisata gratis.
Vina : Tentu saja. SEA Games ’kan even olahraga internasional, sehingga akan banyak disorot oleh media luar. Ini menjadi ajang promosi gratis. Tak hanya itu, para tamu juga tentu akan berkunjung ke sejumlah lokasi dan tempat wisata yang ada. Informasi tersebut disampaikan para tamu tadi kepada teman atau warga di negaranya ketika pulang ke negara masing-masing.
Offie : Pasti banyak wisata Palembang akan terekspos ke dunia internasional. Apalagi kuliner di Palembang yang banyak belum dikenal orang, akan makin top. Seperti pempek, pindang dan lainnya.
Jean : Sangat berefek kepada penduduk di Palembang dan Indonesia. Kesempatan ini harus diambil, seperti buka usaha berbagai komoditi yang tersedia untuk mendapat laba. Harapannya, dapat mensejahterakan penduduk.
Apa yang Anda lakukan untuk kemajuan pariwisata Indonesia, terutama Sumsel?
Eva : Memberikan informasi positif tentang pariwisata yang ada di tanah air.
Vina : Paling tidak terus membantu promosi dengan menghadiri dan berpartisipasi di even-even yang digelar. Menginformasikan potensi wisata yang ada di tanah air, sehingga para tamu tadi ingin kembali berkunjung ke negara kita.
Offie : Salah satunya dengan ikut SEA Games ini, kita bisa berbagi lewat jejaring sosial facebook. Karena sudah pernah ke sini (Palembang, red), yang jelas kulinernya dulu yang akan dikenalkan.
Jean : Ini sebenarnya tugas Putri Sumsel memajukan daerahnya. Tapi, sebuah tempat yang sudah menyelenggarakan even internasional, pasti akan dikenal orang.
Informasi yang bakal Anda sampaikan kepada tamu/turis asing?
Eva : Karena saya merupakan putri wirausaha, maka saya akan mengenalkan batik sebagai kekayaan budaya tanah air yang pada 2009 lalu telah ditetapkan Unesco sebagai warisan dunia. Juga termasuk informasi-informasi lain yang bersifat positif.
Vina : Seputar ragam potensi wisata di tiap-tiap daerah yang membuat negara kita unik dan kaya akan budaya.
Offie : Banyak, seperti kuliner, pariwisata dan potensi lainnya.
Jean : Soal SEA Games ini, wisatanya, kuliner dan apa yang kita lihat di Palembang.
Layak tidak sih Palembang tuan rumah Opening-Closing SEA Games?
Eva : Layak sekali, saya saja sempat merinding saat tiba di Gelora Sriwijaya di JSC yang berdiri megah. Selain itu, penari yang bakal memeriahkan acara tampak cantik-cantik, menarik, gerakannya luwes dan ternyata berasal dari Sumsel. Padahal saya kira didatangkan dari Jakarta.
Vina : Layak, gelanggang sriwijaya sangat bagus dan megah. Apalagi ditunjang sejumlah sarana-prasarana pendukung lainnya. Terus ditambah kota-nya teratur, tidak macet seperti kota besar lain.
Offie : Sangat layak, saya kaget ketika datang ke Palembang, wow. Tambah takjub ketika melihat infrastruktur yang megah di JSC. Ini jelas akan memotivasi daerah lain, kenapa nggak bisa seperti Palembang karena kita punya budaya kerjasama yang baik.
Jean : Layak, saya lihat bagus venue-venue yang dibangun. Apalagi, persiapan gladi bersih semalam (kemarin lusa, red). Pengamanan H-2 kemarin sudah sangat ketat dan menandakan kesiapan Palembang. Terpenting, kotanya bersih.
Nah, di antara cabang olahraga yang dipertandingkan, apa yang menjadi pavorit?
Eva : Bulu tangkis, banyak prestasi yang telah kita peroleh dari cabor satu ini. Apalagi, dalam SEA Games kali ini, Susi Susanti, mantan pebulu tangkis kita menjadi ikon. Saya berharap nantinya akan ada para generasi penerus yang bisa menyamai dan menggantikan prestasi yang telah diperoleh Susi Susanti.
Vina : Sepakbola karena seru, pemain harus kompak, bekerjasama dengan baik untuk menang. Selain itu, sepakbola adalah olahraga yang membutuhkan stamina baik dan teknik.
Offie : Kalau saya renang
Jean : Olahraga air.
Indonesia bisa nggak sih meraih juara umum SEA Games?
Eva : Seperti slogan yang didengung-dengungkan saat ini yaitu Indonesia Bisa. Jadi saya yakin Indonesia mampu meraih juara umum. Apalagi pelaksanaan SEA Games diadakan di negeri sendiri dengan dukungan suporter yang sangat banyak. Jadi harus bisa membanggakan negara.
Vina : Harus bisa jadi juara umum.
Offie : Harus bisa dan pasti bisa. Kita tuan rumah dan atlit yang terjun jumlahnya lebih banyak dari negara lain.
Jean : Bisa, saya melihatnya optimis karena hasil latihan yang dilakukan. Semua bagus. Apalagi, kita tuan rumah.(*)
Keyword: Offie, palembang indonesia, pembukaan sea games 2011, Putri pariwisata jambi, sea games 2011, sea games palembang
Artikel Berkaitan:
- » Mau Berwisata SEA Games? Ini Tipsnya…
- » Offie Pembawa Papan Nama Timor Leste
- » SEA Games Datangkan Peluang Pariwisata
- » Putri Jambi OFFIE terpilih sebagai PUTRI OLAHRAGA PARIWISATA INDONESIA 2011
- » Offie Andalkan Tari Tradisional Kerinci
- » Profil Offie Dwi Nathalia Yulianto (Putri Pariwisata Jambi 2011)
- » Forum Putri Pariwisata Jambi Buka Puasa Bersama Di Zenbu Resto
- » Putri Pariwisata Jambi Sukseskan Pembukaan FMPDK ke 11
- » Inilah Jambi di Travel Mart International 2011
- » Forum Putri Pariwisata Jambi

