Wisata Bahari di Kualatungkal
Pelabuhan TPI Pengganti Ancol Beach
PESONA bahari menambah keindahan alam kota kerang, Kualatungkal, Kabupaten Tanjab Barat. Nuansa kelautan di saat senja hari ditambah biasan sang surya menjadi penarik wisata alam. Tempat pendaratan ikan (TPI) yang sudah sepuluh tahun lebih dibangun menjadi lokasi wisata di setiap akhir tahun. Tak heran, warga berduyun-duyun membasahi badannya dengan air asin, konon, katanya, air asin mampu menghilangkan penyakit rematik.
Di saat matahari setinggi galah ke arah barat, puluhan warga berkumpul di pinggiran TPI. Memasuki bulan Oktober hingga awal tahun, debit air laut di pantai timur naik. Mandi air pasang sudah menjadi kepuasan tersendiri. Salah satunya di TPI, yang berada di Parit VII, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir.
“Setiap tahun apalagi memasuki bulan, kami biasa mandi air asin. Pada bulan-bulan ini air lagi pasang. Air asin ini bisa menyembuhkan penyakit rematik. Setelah itu baru kita bilas dengan air bersih,” kata Totok, salah seorang warga mengunjungi wisata tersebut.
Totok mengatakan, selalu membawa teman-temannya untuk mandi air pasang. Entah kenikmatan apa yang dirasakannya. Ia juga tidak lupa membawa ban yang biasa dipakai di kolam renang, layaknya weekend (akhir pekan). “Airnya hangat, enak ke badan,” ucap pemuda berbadan subur ini.
Pada saat itu, air pasang hingga menyentuh tembok trotoar TPI. Riakan air laut, sesekali menumbur dinding beton, tempat pengunjung TPI duduk santai. Puluhan remaja tanggung duduk berjejer menyaksikan warga berenang layaknya pemandian kolam renang.
Tidak hanya Totok, Anto yang baru lulus di salah satu SMK di Jambi ini jarang absen mengunjungi TPI. Anto bersama teman-temanya mengamati indahnya panorama pantai TPI dan puluhan warga yang asyik berenang. “Saya hobi juga mandi air asin. Biasanya sama teman-teman. Kali ini saya ga mandi,” katanya.
Sementara Iyan, salah satu pengunjung sangat senang melakukan refreshing ke daerah tersebut. Selain tempatnya indah dan juga bisa digunakan tempat memancing dan bersantai ria.
Mahasiswa asal Stikom ini mengatakan, sangat segar sekali dengan angin yang bertiup kencang dan suasana air yang indah .
Untuk diketahui, bahwa TPI merupakan andalan kota bahari. Tempat ini mampu mengalahkan objek wisata Ancol sebagai andalan kota kerang ini. Setiap sore tempat pendaratan ikan tidak pernah sepi dari kerumunan warga. Mulai anak-anak hingga orang tua menyisihkan waktunya untuk nongkrong bersantai di sini. Bisanya daerah tersebut ramai dikunjungi pada saat sore hari sekitar pukul 15.30.
Beberapa perahu nelayan juga bertengger hingga ke tepi. Sebagian nelayan sedang asyik mengambil es balok, yang telah dihancurkan melalui alat penghancur yang berada di atas dermaga TPI. Aktivitas nelayan dan keramaian pengunjung bercampur aduk disini. Sayang, TPI belum juga diresmikan.
Akhirnya, TPI beralih fungsi menjadi tempat rekreasi bagi pengunjung lokal maupun luar kota Tungkal. Sudah satu dasawarsa lebih, fasilitas perikanan yang menelan dana puluhan miliaran. Sampai saat ini belum juga diresmikan.
Di TPI beberapa fasilitas sudah bisa dimanfaatkan. Salah satunya, pabrik es. Pabrik es mampu memproduksi es batangan untuk kebutuhan nelayan dengan harga bersubsidi.
“Jadi, nelayan kita bisa beli dengan harga yang relatif murah,” kata Zabur belum lama ini. (can) Jambi Independent
Keyword: Kabupaten Tanjab Barat, Kualatungkal, labuhan TPI Pengganti Ancol Beach, Tempat pendaratan ikan (TPI), tempatnya indah dan juga bisa digunakan tempat memancing dan bersantai ria, Wisata Bahari di Kualatungkal
